Tentang Golput

Malam ini sebenarnya ada target lain. Tapi kok ingin banget nulis blog, sementara mau nulis apa, tidak ada ide sama sekali.

Tiba-tiba seseorang menuliskan status di suatu jejaring sosial yang mengkritisi dan pesimistis terhadap suatu rancangan undang-undang.

Menariknya beberapa hari lalu, beliau koar-koar golput alias tidak memiliki pilihan atas hak yang dimiliki untuk memilih pemimpin.

Saya kira ini aneh, ngapain protes, kritis dan pesimistis terhadap negara dan pemerintahan beserta infrastrukturnya sementara tidak memiliki kontribusi terhadap proses demokrasi yang ada.

Kalau mau pesimis terhadap proses demokrasi (pemilu atau pemilukada) maka, saya pikir tidak pada tempatnya memprotes segala kebijakan yang dipilih oleh pemenang proses terpilih dan kemudian memiliki kuasa terhadap kebijakan yang akan dijalankan.

Orang tersebut saya bilang “tukang omdo”, ngomong doang! Kalau posisinya Golput artinya kan siapapun yang menjadi pemenang pasti dikritisi, lah dia konsepnya apa? tidak punya atau pengen fast track aja. Orang kenal dia karena kritis popularitas naik seolah-olah ahli trus ditawari jabatan, hehehe, payah, kapan donk ikut digodog dalam kawah candra dimuka yang bernama partai politik. Ngaco!

Ada tiga alasan saya pikir, pertama, alasan di atas, fast track karir politik, dua, idealisme mati, kalau ada negatif atau yang berbeda pandangan maka salah dan tidak bener, tiga, didompleng kepentingan asing.

Masalah golput pernah menjadi tema kultwit oleh Fahri Hamzah, berikut saya kutipkan :

Yang Golput anak2 ICW itu tidak layak berharap kepada DPR. Tidak etis. Umumkan diri Golput tapi berharap pada politik.

1. Saya ingin sedikit komentari #GOLPUT sebagai fenomena pasca pengakuan anak2 ICW bahwa mereka #GOLPUT.

2.Saya cukup terkejut bahwa hari ini ada yg masih #GOLPUT, apalagi mereka adalah kelompok penekan politik.

3. Dulu, ketika rezim otoriter mendikte suara rakyat, fenomena #GOLPUT dapat dipahami. Tapi sekarang beda.

4.Hari ini adalah demokrasi, karya anak bangsa, karya kita semua. Pilihan kita tidak dikebiri siapapun. #GOLPUT

5.Terbayang, partai yg tidak pernah ada yaitu #Demokrat tiba2 menjadi partai pemenang pemilu dan mengirim tokohnya jadi #PresidenSBY.

6.Artinya, demokrasi ini jalan bersama, suka atau tidak ini pilihan sementara yg konfigurasi politiknya bisa dirubah 5 thn #GOLPUT

7.Sekarang, setelah kebebasan menentukan pilihan ada, maka muncullah partai2 yg merupakan aspirasi mayoritas. #GOLPUT

8.Dan tidak ada jalan lain selain partai politik dalam demokrasi. Demokrasi artinya penguatan partai politik. Titik! #GOLPUT

9.Sekarang, ada sekelompok orang yg sejak zaman #Orla dan #Orba tdk pernah mau masuk partai tapi ingin berkuasa. #GOLPUT

10.Setidaknya, mereka ingin selalu punya pengaruh dan begitu punya kesempatan nyodorin CV ke parpol duluan. #GOLPUT

11.Masalahnya, mereka umumkan diri #GOLPUT, mungkin dgn maksud, “aku suci loh” tidak terkontaminasi parpol.

12.Tetapi, saban hari kerjaannya berharap kepada parpol. Ini adalah sejenis kemunafikan yg dibungkus perjuangan. #GOLPUT

13.Saya mencatat ini karena beberapa kecurigaan, 1. mereka berkiblat pada agenda tokoh tua tertentu yg tidak happy cv-nya ditolak #GOLPUT

14.Lalu, 2.mereka digaji untuk agenda asing yg tdk suka dgn konsolidasi kita menuju demokrasi dan pembangunan ekonomi. #GOLPUT

15.Lalu, 3. Mereka tidak konsisten dan mulai menyerang kelompok untuk kepentingan kelompok lain. #GOLPUT

16.Bayangan saya, kalau anda #GOLPUT boleh dan itu sah dalam negara bebas, yg tdk boleh hanya mengancam kehidupan bersama.

17.Tetapi, kalau anda #GOLPUT sebaiknya anda adalah orang yg tdk memerlukan negara karena independensi anda yg tinggi.

18.Atau anda tdk percaya kepada negara, sebab negara juga belum tentu bisa selesaikan problem kemanusiaan kita #GOLPUT

19.Atau kalau tidak percaya tapi mau beropini, jangan anda umumkan #GOLPUT dan punya calon yg anda dukung. (Ketua #KPK, dll).

20.Jadi problemnya bukan #GOLPUT-nya tetapi etika mereka yg mengambil pilihan itu. Apalagi ternyata punya hidden agenda yg jelek.

21. Sekali lagi, problem kita bukan melarang kebebasan orang untuk tidak memilih sebab itu menolak demokrasi. #GOLPUT

22.Problemnya adalah jika atas nama #GOLPUT anda menekan dan berkampanye untuk bukan kepentingan negara.

23.Saya curiga dgn kelompok anti partai sebab mereka ini merusak fondasi demokrasi terpenting kita. #GOLPUT

24.Jangan2 mereka merindukan tiran, kelompok bersenjata yg akan membubarkan partai politik dan mereka mau jadi kacung. #GOLPUT

25.Demokrasi harga mati, baik buruk partai mari kita koreksi, bikin partai baru jika perlu. #PKSKITA (Partainya Fahri – red.) baru 8% perlu didukung. #GOLPUT

Tentang Golput

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s