Rabun Membaca, Lumpuh Menulis

Tadi pagi sempat diskusi ringan dengan atasan langsung tentang produktivitas penulisan di Indonesia.

Ada empat permasalahan yang dihadapi industri penerbitan di tanah air:
1. Generasi muda yang Rabun membaca dan Lumpuh Menulis
2. Minat baca yang rendah
3. Minat tulis yang rendah
4. Apresiasi hak cipta yang masih rendah

Saya jadi ingat tentang penerbit islam yang jaya beberapa tahun lalu lalu kemudian bangkrut.

Menurut pengamat, Waktu itu meroketnya penerbitan buku-buku islam didorong faktor semangat dan idealisme.

Jadi apakah bangkrutnya penerbit tersebut karena padamnya idealisme tersebut atau faktor mana dari empat point di atas yang menjadi penyebab keruntuhan penerbit tersebut?

Atau faktor di luar itu?

Rabun Membaca, Lumpuh Menulis