Tepar

Sabtu sore, ibu mau pulang.

Maka saya hantar sampai Leuwipanjang, Sarah dan Uminya ikut, sekalian pulang belanja kebutuhan.

Seperti biasa Bandung macet, apalagi hari sedang ada RI-1.

Sampai di pusat belanja, istri ngajak makan dulu, sudah lama tidak makan p**** h**.

Disitulah tidak sadar minum es, apa yang terjadi sodara? Minum es di tengah udara Bandung yang super cool, membuat aku menderita cold.

Minggu pagi, pas bangun, tenggorokan radang, ingus meler, membuat konsentrasi hilang.

Ambil barang di depan rumah, pas balik salah injek, terjadilah keseleo dan kaki menjadi bengkak.

Ini membuat tambah demam, sehingga hari cuma bisa terbaring dan bikin postingan dari smartphone.

Semoga sakit ini jadi penggugur dosa. Amin.

Tepar

4 thoughts on “Tepar

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s