Kumaha Engke!-na Orang Sunda

Seorang dosen yang bukan asli sunda tadi pagi dalam perkenalan kelas sedikit menyinggung tentang falsafah orang sunda Kumaha Engke!

Kata Kumaha Engke! sudah menjadi ungkapan pergaulan dalam bahasa Sunda, siapa yang tidak pernah dengar kata ini? hampir tidak ada rasanya.

Bila kita renungkan dan kaitkan dengan budaya Sunda dan nilai Islam sebenarnya kata Kumaha Engke ini bisa bermakna positif dan dalam.

Semua hal yang kita ingin kita capai nyaris tidak ada yang tanpa kita ikhtiar baik sedikit atau banyak tetapi itulah optimasi ikhtiar yang kita lakukan.

Saya pikir budaya sunda mengajarkan bahwa untuk mengejar sesuatu pasti ada upaya yang mesti dilakukan baik secara sadar atau tidak, baik sedikit ataupun banyak.

Oleh karenanya maka ungkapan Kumaha Engke-nya urang sunda bagi saya adalah bentuk penyerahan hasil akhir kepada Allah SWT setelah semua upaya yang bisa dilakukan, telah dilakukan.

Contoh kasus ketika seorang siswa ingin lulus ujian, berbagai upaya dilakukan belajar, shalat malam, berdoa, datang ke tempat ujian tepat waktu, berusaha mengerjakan soal dengan baik dan seterusnya. Setelah semua upaya ini dilakukan maka hasilnya menjadi bukan lagi kuasanya, kecuali berdoa tidak lagi ada upaya yang bisa dilakukan kecuali membiarkan orang lain memeriksa pekerjaannya dan mengumumkan hasil ujian. Dalam hal ini berlaku ungkapan Kumaha Engke!.

Bila kita perhatikan maka makna kumaha engke ini tiada lain dan tidak bukan adalah Tawakal dalam konsepsi Islam.

Benar begitu?

Kumaha Engke!-na Orang Sunda

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s