Ibuku Usus Buntu: Baiknya Operasi atau Tidak?

Setelah tadi siang dilakukan USG bagian bawah, dipastikan Ibu kena radang usus buntu.

Lebih jauh bahkan usus buntu Ibu didiagnosis telah pecah.

Cerita dari Ibu, pertama kali rasakan rasa sakit di bagian bawah perut sehari setelah hari raya Idul Adha, ketika berkunjung ke saudara yang akan menggelar hajatan pernikahan anaknya.

Sehari setelah derita sakit yang amat sangat tersebut Ibu kemudian diantar ke klinik 24Jam kemudian oleh dokter di diagnosis sembelit.

Dalam rentang itu, saya tidak dikabari bahwa Ibu sakit, bahkan ketika Sarah ulang tahun pun sms dari saudara yang tinggal dengan Ibu tidak sedikit pun beritakan bahwa ibu sakit.

Menjelang akhir pekan pertama di bulan November barulah saya dikabari bahwa Ibu sakit di sekitat perut, barulah tanggal 3 November, hari Sabtu saya jenguk Ibu yang nyatakan keinginan ingin dilakukan rontgen.

Saya bilang ke Ibu, rontgen itu bukan keinginan pasien tetapi harus merupakan arahan dari dokter sebagai penunjang diagnosis. Hari sabtu itu lalu saya bawa Ibu ke dokter lain yang kabarnya lebih mujarab.

Dokter di klinik tersebut tidak bisa memastikan penyakit yang diderita Ibu dan menganjurkan untuk dilakukan USG. Kami setuju dan kemudian mencari tempat USG.

Karena tidak tahu kemudian saya bawa Ibu ke tempat USG ibu hamil dan ternyata keliru. Akhirnya, kami dapat informasi bahwa USG bisa dilakukan di RSUD, kami lalu bergegas ke RSUD terdekat.

Berkali-kali jadwal USG batal karen beberapa masalah teknis, baru tadi siang Ibu jalani proses USG. Dokter yang lakukan USG langsung anjurkan kami kembali diperiksa dokter di poli bedah hari itu juga. Untunglag poli masih ma menerima.

Dokter di poli bedah kemudian mendiagnosis bahwa Ibu alami penyakit usus buntu dan anjurkan agar segera dilakukan operasi. Ibu diberikan obat untuk memperkecil usus buntu, katanya.

Kami disuruh untuk kembali ke poli bedah pada hari rabu untuk melakukan proses selanjutnya.

Saya kemudian browsing berbagai bahan tentang usus buntu. Terus terang saya bingung apakah Ibu harus jalani oprerasi atau cukup pengobatan biasa saja?

Barangkali teman-teman ada yang lebih paham tentang ini?

Ibuku Usus Buntu: Baiknya Operasi atau Tidak?

2 thoughts on “Ibuku Usus Buntu: Baiknya Operasi atau Tidak?

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s