Mempersiapkan Dana Pendidikan

Pertanyaan dari Bu Ine Agustina – Bandung 085811xxxxx

Saya tengah menanti kelahiran saya yang ketiga. Selama ini, anak-anak terdahulu saya ikut asuransi pendidikan untuk bekal mereka sekolah nanti. Pertanyaan saya: Untuk pendidikan anak, lebih baik investasi di asuransi pendidikan atau di emas batangan?

Jawab :

Halo Bu Ine, semoga Anda sekeluarga senantiasa berada dalam lindungan-Nya. Terima kasih atas pertanyaan yang Anda sampaikan di kolom ini. Sebelum lebih jauh, kami doakan agar kehamilan dan kelahiran anak anda berjalan lancar.

Salah satu kewajiban kita sebagai orang tua adalah menyiapkan bekal bagi anak-anak tercinta sehingga mereka bisa mengarungi masa depan dengan baik. Diantara bekal yang paling penting bagi anak-anak tentu saja adalah pendidikan yang memadai.

Persaingan hidup akan terus meningkat semakin ketat. Hal ini membuat tingkat standar pendidikan semakin tinggi dan semakin lama. Tentu ini berpengaruh kepada kita sebagai orang tua untuk mempersiapkan dana pendidikan agar lebih optimal.

Fokus kepada pertanyaan manakah instrumen yang lebih baik untuk menyiapkan dana pendidikan anak, asuransi pendidikan atau emas batangan?

Pertama-pertama bersyukur anda sudah mempersiapkan dana pendidikan anak anda sebelumnya pada asuransi pendidikan. Banyak diantara masyarakat yang belum melek bahwa dana pendidikan alami kenaikan dari tahun ke tahun, bahkan terkadang dana yang dikumpulkan seringkali tetap belum mencukupi kebutuhan dana pendidikan ketika digunakan pada waktunya.

Dari uraian di atas, maka sebenarnya masalah hitung-hitungan bisa menjadi urusan belakangan yang penting adalah menentukan perkiraan anak masuk sekolah yang mana, sehingga dibisa dengan jelas ditanyakan berapa biaya sekolah yang akan dituju pada saat ini, berapa tahun lagi anak masuk sekolah di situ dan bisa ditentukan berapa perkiraan dana pendidikan yang harus terbentuk.

Pada 1 Maret 2013 misalnya harian ini merilis bahwa perguruan tinggi negeri ternama di kota ini akan memberlakukan biaya kuliah tunggal persemester yang berkisar Rp. 0-10 juta mulai tahun 2013. Jika seorang anak masuk kuliah tahun ini dan kena worst scenario harus membayar Rp. 10 juta/ semester, dengan rata-rata lama kuliah selama 10 semester (5 tahun) maka biaya kuliah sampai lulus sarjana adalah Rp. 100 juta.

Jika anak anda lahir tahun ini kemungkinan akan masuk kuliah sekitar 18 tahun lagi dengan asumsi kenaikan biaya pendidikan sekitar 15% pertahun maka dana pendidikan di kampus tersebut menjadi sekitar Rp. 2 Milyar.
Apabila anda telah memiliki asuransi pendidikan buat anak sebelumnya (asuransi+investasi sebenarnya) silahkan bandingkan apakah manfaat yang bisa diterimanya cukup dengan kebutuhan di atas? apabila cukup, preminya harus bayar berapa pertahun? Jika tidak memadai maka perlu langkah untuk mencari strategi agar dana tersebut dapat tercapai.

Untuk memenuhi dana tersebut dengan tabungan diperlukan menabung sekitar Rp. 83 juta tiap tahun atau Rp. 7 juta tiap bulan selama 18 tahun mulai dari sekarang.

Langkah dengan bisa dengan mencicil emas sekitar 200 gram dengan DP sekitar Rp. 20 juta lebih dan mengangsur selama maksimal 5 tahun dengan cicilan Rp. 2 jutaan perbulan.

Jika ingin dicapai melalui investasi agresif di reksadana saham maka diperlukan Rp. 7,3 Juta/ tahun atau cuma sekitar Rp. 480 Ribu / bulan.

Nah, demikian beberapa alternatif yang bisa disajikan. Tentu saja sebelum anda memutuskan mengambil salah satu langkah ada baik berkonsultasi dengan perencana keuangan secara lebih detail sehingga dapat arahan yang lebih jelas dan memastikan cashflow anda tidak terganggu.

Semoga bermanfaat.

(terbit di Harian Pikiran Rakyat 6 Mei 2013)

Mempersiapkan Dana Pendidikan

One thought on “Mempersiapkan Dana Pendidikan

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s