Tips Mengelola Bonus Akhir Tahun*

Pertanyaan dari Nurlathifah P. – Bandung (lathifah_******@yahoo.com)
Assalamualaikum wr. wb.
Karyawan sebuah perusahaan biasanya mendapat bonus akhir tahun, bagaimana cara mengelola keuangan yang tepat agar uang berlebih yang kita dapatkan tersebut digunakan dengan penuh manfaat?
Demikian, semoga berkenan memberikan jawaban, terima kasih.
Wassalamualaikum wr. wb.

Jawab:
Waalaikumsalam wr. wb.
Alhamdulillah, bagi para karyawan yang mendapatkan bonus akhir tahun. Hal ini merupakan kesempatan untuk mengoptimalkan kesehatan keuangan keluarga.

Pertanyaan yang bagus dan cukup aktual, bagaimana mengelolanya agar bonus ini dapat bermanfaat. Tidak sedikit memang keluarga yang bisa dibilang belum tepat mengelola bonus yang diterima pada akhir tahun atau bonus-bonus lainyang didapatkan di luar perkiraan, sering muncul pertanyaan, ini uang mau diapain? dihabiskan begitu saja dengan berpoya-poya atau seperti apa?. Ada dua penyebab diantaranya, pertama, belum memiliki kesadaran finansial yang memadai (baca: belum punya Buku Rencana Keuangan Keluarga) sehingga tidak memiliki prioritas tujuan keuangan yang harus dicapai agar keuangan keluarga terkelola dengan baik. Kedua, menganggap bonus akhir tahun adalah dana non-budget yang bebas digunakan untuk apa saja sekehendak hati, karena datangnya dan jumlahnya juga tidak dapat diprediksi.
Sebaliknya juga kadang timbul pertanyaan apakah memang bonus akhir tahun tidak bisa digunakan untuk kegiatan yang menyenangkan seperti liburan keluarga? tentu hal ini juga tidak tepat. Tentu saja hal-hal positif seperti di atas juga perlu dilakukan untuk menambah keharmonisan keluarga. Intinya ketika terima bonus, periksan prioritas dan tujuan anda, apakah ada yang terganggu atau tidak.

Ketika anda terima bonus, alokasi pertama sekitar 10% untuk charity, bagi muslim bisa dengan menunaikan infaq dan sedekah. Alangkah lebih baik alokasi ini ditunaikan kepada saudara yang membutuhkan atau sesuai dengan anjuran Pemerintah yakni disalurkan melalui lembaga-lembaga sosial yang telah teruji kredibilitasnya, sehingga dapat dimanfaatkan betul untuk pemberdayaan masyarakat.
Alokasi kedua silahkan periksa apakah dana darurat sudah cukup jumlahnya, jika masih kurang penuhi dulu. Kalau dana darurat pernah terpakai setahun kemarin segera gunakan bonus anda untuk kembalikan nominal dana darurat.

Alokasi ketiga adalah untuk hutang konsumtif baru jika anda ternyata baru-baru ini menggunakan kartu kredit untuk beli gadget atau baju (konsumtif), gunakan bonus yang anda terima untuk melunasinya hutang tersebut segera.

Jika ternyata setelah penuhi dana darurat dan lunasi hutang konsumtif, bonusnya masih ada atau ternyata dana darurat selama ini tidak terganggu dan tidak ada hutang baru maka bonus yang anda terima bisa anda gunakan untuk alokasi selanjutnya yakni, investasi!. Semuanya sisa bonus diinvestasikan? Tentu saja tidak, karena biasanya investasi sudah dihitung sebelumnya dan rutin dialokasikan dari penghasilan bulanan anda maka anda tidak perlu habiskan semua. Investasi yang perlu anda lakukan dengan bonus akhir tahun cukup sekitar dua kali dari investasi bulanan yang biasa dilakukan.
Alokasi selanjutnya silahkan gunakan untuk liburan akhir tahun bersama keluarga anda tercinta. Tidak perlu mewah, yang penting cukup menambah kehangatan dan keakraban dalam keluarga.
Berikut ini contoh alokasi bonus akhir tahun: Akhir tahun ini anda terima bonus dua kali gaji. Gaji bulanan anda sebesar Rp. 5 Juta, rata-rata investasi bulanan anda Rp. 1 Juta/ bulan. Dari bonus yang diterima Rp. 10 Juta (2 x Rp. 5 juta) maka dana yang diinvestasikan 2x Rp. 1 Juta = Rp. 2 Juta. Sisanya akan menjadi Rp. 7 Juta (setelah terlebih dahulu digunakan 10% untuk infaq dan sedekah), masih banyakkan? Silahkan gunakan untuk hal positif lain seperti liburan keluarga, beli hadiah untuk orang-orang yang anda sayangi, anda ingin ganti kacamata atau untuk tambahan beli gadget/ laptop baru yang dapat menunjang kerja anda.

Uraian Kredit Debet
Bonus Akhir Tahun Rp. 10.000.000,-
ZIS Rp. 1.000.000,-
Dana Darurat Rp. 0,-
Hutang Konsumtif Rp. 0,-
Investasi Rp. 2.000.000,-
Liburan Akhir Tahun Rp. 5.000.000,-
Keperluan lain Rp. 2.000.000,-
Total Rp. 10.000.000,- Rp. 10.000.000,-

Rencana Keuangan

Hal prinsip yang perlu diperhatikan, pertama, idealnya setiap keluarga memiliki rencana keuangan yang disusun dengan cermat untuk mencapai tujuan-tujuan finansial yang ingin dicapai. Anda yang perlu bantuan untuk hal ini anda bisa gunakan jasa Perencana Keuangan Independen yang bisa menyusun sebuah rencana keuangan untuk anda dan keluarga. Kedua, pahami bahwa bonus yang akan sangat bijak jika digunakan pada hal-hal positif untuk mendukung percepatan tujuan-tujuan keuangan anda (dana pendidikan, dana pensiun dll). Setiap orang memiliki kebutuhan, proritas dan penghasilan yang berbeda maka alokasi dan prioritas rencana keuangan anda belum tentu sama dengan orang lain. Dengan memahami bahwa anda punya tujuan keuangan yang penting maka mudah-mudahan anda akan menyadari penggunaan bonus akhir tahun harus mendukung cashflow untuk mencapai tujuan keuangan dan bukan malah sebaliknya menggangu cashflow.

Untuk itu maka alangkah lebih baik untuk segera melakukan konsultasi dengan Perencana Keuangan Independen dan membuat bookplan Keuangan Keluarga anda sehingga kehidupan anda dan keluarga semakin menyenangkan. Jika ada yang masih kurang dalam kolom ini anda bisa menghubungi kami lewat email yang tertera di bagian atas kolom ini, selamat mencoba!

*Terbit di Harian Pikiran Rakyat, 30 Desember 2013

Tips Mengelola Bonus Akhir Tahun*

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s