(Pe)perencanaan Keuangan

Baru saja ikuti acara financial education for family. Cuma materinya nanggung.

Setidaknya ada tiga pokok bahasan yang sangat penting tapi tidak dibahas sama sekali. Selain itu lumayan standarlah.

Pertama, setiap perhitungan sasaran keuangan yang ingin dicapai, inflasi/asumsi kenaikan harganya tidak dihitung. Jadi biaya sekolah untuk 10 tahun yang akan datang tetap sama dengan biaya saat ini.

Kedua, dalam modul ada bahasan asuransi. Dalam diskusi kelas pun timbul akan pentingnya asuransi. Tapi tidak ada pembahasan asuransi.

Ketiga, yang paling fatal. Peserta diajarin bikin cashflow dan rencana keuangan, tapi pemenuhannya hanya terbatas pada produk perbankan. Alhasil sasaran akan jauh tercapai karen produk perbankan biasanya tidak dapat kalahkan inflasi. Peserta tidak dikenalkan pada produk-produk keuangan yang imbal hasilnya lebih tinggi dari inflasi.

Jadi sejatinya, permasalahan keuangan setiap peserta tidak dapat dicarikan solusinya, diujung hanya direkomendasikan untuk menghemat pengeluaran dan menambah penghasilan saja.

Satu pelajaran baik yang bisa diambil adalah penyampaian yang sistematis dan text book sekali dengan berbagai ice breaking yang variatif.

Itu saja.

#diatasbiskebdg

(Pe)perencanaan Keuangan

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s