Mengganti Tunggangan

Jelang akhir tahun, saya putuskan mengganti tunggangan. Bukan apa-apa tapi karena sudah terlalu lama saja. Ketika mau ganti, dihadapkan pada berbagai pilihan. Motor sport atau matic. Honda atau Yamaha.

Sempat terkatung-katung sampai menjelang akhir tahun. Yamaha memang menawarkan stylish dan harga yang lebih kompetitip tetapi purna jual dan faktor hemat tetap Honda juaranya. Begitu katanya.

Hampir saja membeli matic high end, semacam GT Eagle Eye dan Vario Techno 125. Setelah itu kemudian tergiur pada MIO generasi baru yang gunakan pembakaran TCI, mereka bilang teknologi Blue Core. Yang bikin batal adalah Mio baru ini juga sudah 125cc, padahal inginnya yang 110cc saja. Ada yang 110cc harganya sama, dibatalkan saja dulu, cari yang lain.

Tepat 31 Desember, akhirnya sepakat membeli Beat FI versi Combie Break, dengan iming-iming diskon akhir tahun Rp. 500 Ribu, kan lumayan. Ini sebenarnya pelampiasan saja karena mau beli Scoopy, harus indent sampai berbulan-bulan katanya.

Akhirnya diskon menjadi pertimbangan, hehehe…

Mengganti Tunggangan

2 thoughts on “Mengganti Tunggangan

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s